19 Mei 2013 12:36

Sukseskan e-Procurement, LKPP Menang Lagi di Future Gov.

Jakarta (15/5) – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) kembali menerima apresiasi atas konsistensinya berpartisipasi dalam usaha efisien kinerja pemerintah. Apresiasi tersebut diganjar dengan penghargaan berupa Technology Leadership dari Future Gov.

“LKPP terpilih untuk menangani fungsi pan-government procurement programme tersulit di Asia Pasifik. Begitu pula dengan jumlah stakeholder yang terlibat, meyakinkan kami bahwa ini akan meningkatkan deviden ekonomi untuk biaya pengeluaran pemerintah di Indonesia”, demikian ungkap James Smith, Managing Editor of FutureGov Magazine sekaligus ketua tim juri.

Sebagai lembaga pemerintah yang sebagian misinya mencegah dan mengurangi penyimpangan dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah (PBJ), LKPP mengembangkan sistem pengadaan berbasis e-procurement melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik. Selain memudahkan proses pengawasan, sistem e-procurement juga mampu menciptakan efisiensi belanja negara karena bersifat transparan sehingga meminimalkan terjadinya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme serta menghemat anggaran belanja negara.

Dari data Smart Report LKPP hingga bulan Mei 2013 jumlah LPSE yang telah terbentuk sebanyak 569 unit. Dari jumlah tersebut, transaksi pengadaannya telah mencapai Rp 86.294.599 juta dengan jumlah paket yang telah didaftarkan sebanyak 44.586 paket.

Dari angka tersebut, paket pengadaan yang sudah selesai lelang sebanyak 26.438 paket dengan nilai pagu Rp. 52.119.614 juta, sementara nilai realisasi hasil lelangnya adalah Rp.48.646.154 juta. Dengan kata lain hingga bulan Mei ini saja, e-proc mampu menghemat uang negara sebanyak Rp 3.473.460 juta.

Future Gov Award merupakan acara penghargaan rutin tahunan sejak 2003 yang fokus dalam peningkatan efisiensi, kualitas servis atau jasa, serta transparansi pada pengembangan kinerja pemerintahan, pendidikan, dan modernisasi kesehatan di kawasan Asia Pasifik. Ini adalah kali kedua LKPP menerima penghargaan dari Future Gov untuk kategori Technology Leadership. Penghargaan serupa telah diterima oleh LKPP pada tahun 2012.

Dalam ajang Future Gov Indonesia 2013, terdapat 11 pemenang dari Kementerian/Lembaga/Daerah/Instantasi (K/L/D/I) yang terbagi dalam 14 kategori penghargaan, diantaranya: Technology Leadership, Information Society, Future City, Information Security, Data Centres, Business proces, Government Transformation, Citizen Engagement, Information Management, dan lain-lain.

Penjurian dalam FutureGov Award Indonesia 2013 dilakukan oleh tim yang beranggotakan Dato Dr. Nor Aliah Binti Mohd Zahri (Malaysia), Louis Casambre (Filipina), Professor Kalamullah Ramli (Indonesia), Laurence Millar (FutureGov Asia Pacific Magazine), dan James Smith (FutureGov Magazine).

“Tim juri selama bertahun-tahun sangat terkesan dengan kualitas tinggi yang konsisten dari proyek-proyek pemerintah di Indonesia serta perhatian yang diberikan pada perencanaan dan pelaksanaannya. Sebelas lembaga yang menjadi pemenang sesuai dengan standar kualitas tinggi. Perhatian pada kinerja pemerintah Indonesia sangat banyak dari negara-negara tetangga, dan saya yakin pemenang FutureGov Award Indonesia tahun ini akan menjadi duta untuk komitmen dan kerja keras dari sektor publik di Indonesia”, tambah James. (ald/fan)